Sorot

Pengadaan Papan Bicara di Takalar, Pendidikan atau Ajang Cari Untung?

51
×

Pengadaan Papan Bicara di Takalar, Pendidikan atau Ajang Cari Untung?

Sebarkan artikel ini
Pengadaan Papan Bicara di Takalar: Pendidikan atau Ajang Cari Untung?
Pengadaan Papan Bicara di Takalar: Pendidikan atau Ajang Cari Untung?

Newszonamerah.id- Proyek pengadaan papan bicara yang dicanangkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Kabupaten Takalar kini menuai sorotan.

Program yang digagas sejak kembalinya Darwis sebagai Kepala Disdik ini mencakup penyediaan papan bicara untuk seluruh sekolah dasar dan menengah pertama di Takalar.

POSBAKUM PRANAJA
banner 325x300

Namun, proyek tersebut menimbulkan pertanyaan besar, terutama terkait anggaran yang digunakan dan harga papan yang dianggap tidak wajar.

Sejumlah sumber dari pihak sekolah menyebutkan bahwa papan bicara tersebut merupakan produk Disdik dan dijual dengan harga mencapai Rp 550.000 per unit.

Angka ini dinilai sangat tinggi dibandingkan dengan produk serupa di pasaran. Dugaan kuat mengarah pada penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebagai sumber pendanaan proyek ini, tanpa adanya transparansi yang jelas.

Seorang sumber di salah satu sekolah di Takalar mengungkapkan kekhawatirannya.

“Tidak mungkin dari dana pribadi, pasti diambilkan dari dana BOS. Sekolah selalu jadi objek bisnis, dari dulu sampai sekarang,” ujarnya dengan nada kecewa.

Sayangnya, Kepala Disdik Takalar, Darwis, enggan memberikan tanggapan saat dihubungi melalui WhatsApp pada Jumat (21/3/2025).

Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas), Rahmadi Kulle, namun yang bersangkutan sulit dihubungi dan selalu berada di luar jangkauan.

Hingga kini, belum ada kejelasan mengenai transparansi proyek ini.

Masyarakat dan para tenaga pendidik pun menunggu penjelasan resmi dari pihak Disdik Takalar terkait dugaan pembiayaan proyek papan bicara dari dana BOS.

Apakah ini bagian dari peningkatan mutu pendidikan atau justru skema bisnis terselubung? Publik menanti jawabannya.

 

(K7)
Follow berita newszonamerah.id di news.google.com