Hukrim

Pelaku Pembunuhan Ibu Hamil di Kelapa Gading Ditangkap

142
×

Pelaku Pembunuhan Ibu Hamil di Kelapa Gading Ditangkap

Sebarkan artikel ini
Polisi menangkap A, pelaku pembunuhan terhadap RN, wanita hamil yang tewas di dalam ruko di Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Polisi menangkap A, pelaku pembunuhan terhadap RN, wanita hamil yang tewas di dalam ruko di Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Newszonamerah.id– Pelaku pembunuhan terhadap wanita hamil (Bumil) yang ditemukan di ruko di Kelapa Gading, Jakarta Utara berinisial RN telah ditangkap.

Pelaku yang merupakan pacar korban berinisial A itu ditangkap di rumah keluarganya di Kecamatan Telukbetung Timur, Lampung.

POSBAKUM PRANAJA
banner 325x300

Dalam rekaman video penangkapan yang diterima, pelaku sempat mengelak ketika akan ditangkap oleh polisi.

Ia juga sempat menolak saat polisi meminta ponsel milik korban.

“Ini ada, saya bukan maling,” kata A dalam rekaman tersebut dikutip pada Selasa (23/4/2024).

Namun, keluarga pelaku pun sempat dibuat bingung oleh penangkapan oleh polisi terhadap A.

Pelaku Kaget saat Diberitahu Korban Sudah Tewas

Lantas, seorang polisi dari Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading bertanya kepada A terkait kondisi RN.

Kemudian, polisi pun berkata kepada A bahwa RN telah tewas.

Mendengar kabar tersebut, A pun sempat kaget.

“Lagi pendarahan begitu kamu tinggal. Kamu tahu dimana dia (korban) sekarang?” tanya polisi.

“Di mana, Pak?” tanya A balik,

“Mati,” jawab polisi.

“Ya Allah serius sih Pak? Laa Ilaaha Illallah,” jawab A sambil menangis.

Pasca ditangkap tersebut, A pun langsung dibawa polisi ke Mapolsek Kelapa Gading untuk dimintai keterangan.

Pelaku Sempat Cekcok saat Korban Diduga akan Aborsi

Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading, AKP Emir Maharto Bustarosa mengungkapkan RN diduga sempat mau melakukan aborsi.

Ternyata, kata Emir, kehamilan RN lantaran hubungan gelapnya dengan A.

Di sisi lain, RN rupanya telah memiliki suami dan tiga anak dari hasil pernikahannya.

Upaya aborsi ini, ujar Emir, untuk menutupi hubungannya dengan A.

Kendati demikian, Emir mengungkapkan pihaknya masih terus melakukan pendalaman.

“Kami masih mendalami, dugaan sementara mereka ingin menutupi aib atas hubungan gelap sehingga mengambil tindkaan untuk menggugurkan kandungan tersebut,” ujarnya.

Emir mengungkapkan saat proses melakukan aborsi tersebut, RN dan A diduga sempat cekcok.

Namun, belum diketahui penyebab pelaku dan korban terlibat cekcok tersebut.

“Ada ketidaksesuaian antara korban dan pelaku sehingga mereka ribut dalam kamar yang menyebabkan pendarahan semakin menjadi-jadi,” ujar Emir.

Korban Baru 2 Hari Tiba di Jakarta, Demi Cari Kerja

Wanita hamil berinisial RN tewas bersimbah darah di dalam ruko di Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (20/4/2024).

RN ternyata baru dua hari tiba di Jakarta yaitu pada Kamis (18/4/2024) lalu.

Rekan korban, R pun menyebut tujuan RN merantau ke Jakarta untuk bekerja di ruko tersebut.

“Dia baru dua hari di Jakarta,” ujar R.

Sementara, RN dikabarkan merantau ke Jakarta bersama pelaku A dan akhirnya diterima di ruko kedai di Kelapa Gading tersebut.

Adapun pemilik kedai tersebut mengizinkan RN dan A tinggal bersama lantaran mereka mengaku sebagai pasangan suami-istri meski faktanya hanya sepasang kekasih.

Ditemukan Bersimbah Darah

Sebelumnya, RN ditemukan tewas bersimbah darah di dalam ruko di Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (20/4/2024) sekira pukul 10.00 WIB.

Adapun jasad RN pertama kali ditemukan oleh rekannya, R.

Kemudian, R pun langsung menemui sekuriti ruko tersebut.

Lalu, Sekuriti ruko menindaklanjuti laporan temuan jenazah korban itu ke Mapolsek Kelapa Gading, di mana tak lama kemudian anggota Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading langsung melakukan olah TKP awal di lokasi.

Sementara itu, berdasarkan video amatir yang diterima TribunJakarta.com, terlihat penampakan kamar tempat ditemukannya mayat korban RN.

Dalam kamar itu, korban ditemukan tergeletak di lantai setengah telanjang, hanya menggunakan kaus hitam sebagai atasan.

Lantai berbahan keramik putih di dalam kamar tersebut juga tampak berlumuran darah yang diduga kuat merupakan darah korban.

Terlihat juga sebuah tas baju dan beberapa tumpuk pakaian berserakan di lantai kamar korban.

Ada pula beberapa bungkus mie instan dan makanan ringan di dekat tumpukan pakaian yang ternodai darah. (***)

Editor: Dento